SEMARANG, top62.id — Padatnya arus mudik Lebaran 2026 di jalur utama Semarang–Solo berdampak pada meningkatnya insiden kecelakaan. Dalam kondisi ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang mencatat telah membantu korban kecelakaan di lima lokasi berbeda melalui Posko Siaga yang beroperasi penuh selama masa Lebaran.
Posko siaga yang berada di depan markas PMI Jalan Gatot Subroto menjadi titik strategis bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan cepat. Layanan yang diberikan mencakup pertolongan pertama hingga evakuasi menggunakan ambulans.
Petugas markas PMI Kabupaten Semarang, Ahmad Susanto, menjelaskan bahwa posko telah aktif sejak 18 Maret hingga 24 Maret 2026 dengan sistem siaga 24 jam.
“Pelayanan yang diberikan berupa pertolongan pertama pada kecelakaan dan pelayanan ambulans. Sejak dibuka, Posko PMI telah membantu korban kecelakaan di lima lokasi,” jelas Ahmad.
Selain itu, PMI juga memberikan layanan ambulans untuk kebutuhan rujukan medis masyarakat.
“Selain itu tiga pelayanan ambulans untuk jemput pasien dari rumah ke rumah sakit tujuan,” lanjutnya.
Tak hanya melayani wilayah Kabupaten Semarang, PMI juga membantu rujukan pasien dari luar daerah, termasuk dari wilayah Kota Semarang.
“Pelayanan ambulans juga melayani pasien dari wilayah Pakintelan Gunungpati Kota Semarang menuju RS di Banyumanik,” imbuhnya.
Kesiapan PMI ini mendapat apresiasi dari Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy yang meninjau langsung posko, Senin (23/3/2026).
“Alhamdulillah, sangat baik, di saat libur (Lebaran) pelayanan tetap gercep dan tim siaga dengan baik,” ujar AKBP Ratna melalui pesan WhatsApp.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga melakukan donor darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI. Prosesnya berjalan lancar setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan.
“Pemeriksaan berjalan lancar dan kondisi beliau memenuhi syarat untuk diambil darahnya. Proses pengambilan juga berjalan baik,” terang teknisi laboran UDD, Sundari.
Untuk mendukung operasional, PMI menyiagakan 12 relawan yang bertugas dalam tiga shift selama 24 jam, serta dua unit ambulans yang siap bergerak kapan saja.
PMI juga membuka layanan darurat yang bisa dimanfaatkan pemudik jika mengalami kondisi darurat di perjalanan.
“Para pemudik dan warga bisa memanfaatkan hotline pelayanan di nomor WhatsApp 082335354454,” tegas Ahmad.
Selain layanan medis, posko PMI juga menyediakan fasilitas sederhana seperti kopi dan minuman hangat bagi pemudik yang singgah untuk beristirahat sejenak.
“Para pemudik juga bisa menikmati kopi atau minuman panas jika dibutuhkan saat mampir di Posko,” pungkasnya.