Risiko Stroke dan Penyakit Jantung Tinggi di Semarang, Siloam Perkuat Layanan Medis  

SEMARANG, top62.id – Lebih dari 50 persen penduduk Kota Semarang berada pada usia produktif dengan risiko tinggi mengalami hipertensi dan diabetes, dua penyakit tidak menular yang menjadi faktor utama pemicu penyakit jantung dan stroke.

Data tersebut tercatat dalam laporan BPJS Kota Semarang tahun 2022 yang menunjukkan tingginya potensi penyakit tidak menular di kalangan masyarakat usia produktif.

Hipertensi dan diabetes dikenal sebagai dua penyakit yang sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Jika tidak dikendalikan dengan baik, kedua penyakit tersebut dapat menimbulkan komplikasi serius seperti serangan jantung, stroke, gangguan ginjal, hingga kerusakan saraf.

Di sisi lain, data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap tenaga medis spesialis di bidang neurologi, kardiologi, dan ortopedi terus meningkat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan layanan kesehatan menjadi hal penting untuk mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit tidak menular di Kota Semarang.

Siloam Perkuat Layanan Kesehatan di Semarang

Sebagai jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, Siloam International Hospitals terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan nasional, khususnya dalam penyediaan layanan medis yang aman, berkualitas, dan didukung teknologi modern.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui persiapan operasional Siloam Hospitals Semarang Srondol, yang diharapkan dapat memperluas kapasitas layanan kesehatan di Kota Semarang dan wilayah Jawa Tengah.

Rumah sakit ini dipersiapkan untuk menangani kasus dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi serta meningkatkan layanan rujukan medis.

CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady mengatakan kehadiran fasilitas kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.

“Kehadiran Siloam Hospitals Semarang Srondol menjadi wujud nyata visi kami untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas. Melalui fasilitas ini, kami ingin memastikan masyarakat Semarang dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, aman, dan nyaman, didukung tenaga medis berpengalaman serta teknologi medis terkini,” ujar Caroline.

Kegiatan tersebut disampaikan dalam acara Semarang Doctors Iftar Night, yang juga menjadi ajang silaturahmi bersama sekitar 70 dokter spesialis di Kota Semarang.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Director Siloam International Hospitals David Utama.

Disiapkan Jadi Pusat Layanan Jantung dan Saraf

Chief Medical Officer Siloam International Hospitals dr. Grace Frelita menjelaskan bahwa Siloam Hospitals Semarang Srondol dikembangkan dengan pendekatan clinical strategy yang menekankan perancangan layanan medis komprehensif sejak awal operasional.

“Selain menghadirkan layanan dasar seperti bedah umum, penyakit dalam, serta ibu dan anak, rumah sakit ini juga dipersiapkan sebagai Center of Excellence di bidang ortopedi, jantung, dan saraf melalui integrasi teknologi, kompetensi klinis, serta clinical pathway yang terstandarisasi,” jelas Grace.

Ia menambahkan bahwa rumah sakit ini juga dilengkapi berbagai teknologi medis modern untuk mendukung layanan tersebut.

“Investasi teknologi seperti C-Arm, Cathlab, MRI, serta mikroskop bedah saraf, yang didukung tim dokter spesialis ortopedi, jantung dan pembuluh darah, saraf, bedah saraf, anestesi, radiologi, serta rehabilitasi medik menjadi bagian dari strategi pengembangan kapabilitas klinis terintegrasi,” lanjutnya.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, Siloam Hospitals Semarang Srondol diposisikan sebagai Stroke Ready Hospital dan Chest Pain Ready Hospital.

Menurut Grace, fasilitas ini diharapkan mampu memberikan akses layanan kesehatan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berkualitas bagi masyarakat di Semarang maupun wilayah Jawa Tengah.

Target Beroperasi Kuartal III 2026

Siloam Hospitals Semarang Srondol berlokasi di Jalan Semarang–Surakarta, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Rumah sakit ini dirancang memiliki kapasitas 150 tempat tidur, lebih dari 40 ruang rawat jalan, 10 ruang perawatan intensif (ICU/HCU), empat ruang NICU, serta 10 ruang isolasi.

Fasilitas medis modern yang disiapkan mencakup layanan diagnostik dan pencitraan seperti MRI 1.5 Tesla, CT Scan 128-slice, rontgen digital, USG, echocardiography, serta elektroensefalografi (EEG).

Selain itu, fasilitas tersebut juga mendukung tindakan medis minimal invasif serta operasi ortopedi presisi melalui teknologi C-Arm.

Sejak tahun 2018, Siloam telah melayani masyarakat Semarang dengan lebih dari 20.000 kunjungan pasien setiap tahun serta lebih dari 1.000 tindakan operasi.

Dengan hadirnya Siloam Hospitals Semarang Srondol, kapasitas layanan kesehatan di wilayah ini diharapkan semakin meningkat.

Siloam menargetkan rumah sakit tersebut mulai melayani masyarakat pada kuartal ketiga tahun 2026, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih cepat dan komprehensif, khususnya untuk penanganan penyakit serius seperti stroke dan penyakit jantung.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *