KEBUMEN, top62.id — Terik siang menggantung di atas lokasi TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen. Matahari seperti menguji keteguhan, membakar pelataran Desa Somagede yang tengah membangun rabat beton baru. Namun, di tengah panas dan puasa Ramadan, para prajurit TNI tetap tegak, bekerja tanpa henti, setia pada janji pengabdian bagi masyarakat.
Sejak pagi, suara molen dan denting sekop menjadi musik kerja, seirama dengan tekad Satgas TMMD Kebumen. Setiap adukan semen, setiap papan yang diratakan, menjadi simbol gotong royong, pengabdian, dan persatuan antara TNI dan warga desa. Tidak ada sekat; yang ada hanyalah kerja sama, ketekunan, dan niat tulus membangun masa depan desa.
“Puasa bukan alasan untuk mengurangi produktivitas. Justru ini menjadi ladang amal dan penguat niat kami dalam membantu masyarakat,” ujar Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., Komandan Kodim 0709/Kebumen sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-127.
Baginya, keberhasilan TMMD diukur bukan hanya dari panjangnya jalan dan rabat beton yang selesai dicor, tetapi dari eratnya tangan yang saling menggenggam dan senyum warga yang merasakan manfaat kehadiran TNI.
Rabat beton yang perlahan memanjang bukan sekadar infrastruktur fisik. Jalan baru ini akan mengalirkan hasil panen lebih cepat ke pasar, membawa anak-anak ke sekolah tanpa terperosok lumpur, dan membuka pintu-pintu ekonomi yang selama ini tersendat. Setiap tetes peluh prajurit TNI menjadi saksi janji yang ditepati, dan setiap langkah Satgas TMMD menguatkan harapan Desa Somagede.
Menjelang senja, bayangan prajurit TMMD memanjang di atas beton yang mulai mengeras. Waktu berbuka semakin dekat, tetapi pekerjaan belum berhenti. Ada yang merapikan permukaan, ada yang memastikan ketebalan sesuai ukuran.