Poskotis Jadi Pusat Kendali: Menuju Lebaran, Seluruh Sasaran TMMD ke-127 Dipercepat

 

KEBUMEN, top62.id — Pagi belum sepenuhnya beranjak siang ketika Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf. Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., memasuki Pos Komando Taktis (Poskotis) TMMD Reguler ke-127 di Desa Somagede. Di luar, deru molen dan aktivitas pengecoran rabat beton terus berjalan. Di dalam posko sederhana itu, angka-angka progres menjadi perhatian utama.

Di dinding Poskotis terpampang data sasaran fisik yang tengah dikejar. Sasaran utama TMMD ke-127 meliputi betonisasi jalan desa sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter. Jalan tersebut merupakan penghubung wilayah Kebumen dan Banjarnegara, akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.

Selain betonisasi, pembangunan talud sepanjang 12 meter dengan lebar 0,5 meter dan tinggi 3 meter tengah dikerjakan untuk memperkuat badan jalan di titik rawan longsor. Pembuatan bronjong sepanjang 15 meter dengan lebar 0,5 meter dan tinggi 4 meter juga dilakukan sebagai pengaman tambahan. Sementara itu, perbaikan gorong-gorong atau plat duiker dilaksanakan di delapan titik guna memastikan aliran air tidak merusak konstruksi jalan.

Letkol Inf. Eko Majlistyawan Prihantono meneliti laporan progres satu per satu. Persentase capaian dicocokkan dengan kondisi lapangan. Bagi dirinya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari panjang beton yang terhampar, tetapi juga dari ketepatan perencanaan dan pengendalian.

“Poskotis adalah pusat kendali. Dari sini kita memastikan seluruh sasaran fisik berjalan sesuai rencana dan target selesai sebelum 10 Maret 2026, atau sebelum Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah,” tegasnya.

Di luar sasaran utama, Poskotis juga memantau pelaksanaan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat. Di Desa Somagede, program tersebut meliputi TNI Manunggal Air di lima titik, rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni, pembangunan lima unit MCK, rehabilitasi dua tempat ibadah, perbaikan satu poskamling, serta penghijauan melalui penanaman 1.000 pohon.

Seluruh pekerjaan itu berjalan bersamaan dan membutuhkan koordinasi yang cermat. Setiap hari, data diperbarui, hambatan dicatat, dan solusi dibahas agar target penyelesaian sebelum Lebaran dapat tercapai.

Di dalam Poskotis, suasana terasa tenang namun fokus. Di luar, kerja fisik terus berlangsung. Dua ruang itu saling melengkapi: satu memastikan perencanaan dan pengawasan, yang lain mengeksekusi di lapangan.

Dari Poskotis Desa Somagede, arah pembangunan TMMD Reguler ke-127 dijaga agar tetap berada pada jalurnya. Ketika nanti seluruh pekerjaan rampung sebelum Hari Raya, yang terlihat bukan hanya jalan baru dan fasilitas yang diperbaiki, tetapi juga proses pengendalian yang rapi di baliknya.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *