Mudik Anti-Boncos, Warga Pilih Kapal Perang untuk Mudik dan Balik Lebaran 2026

SEMARANG, top62.id– Di tengah mahalnya biaya transportasi saat arus mudik dan balik Lebaran 2026, sejumlah pemudik memilih cara berbeda agar tetap bisa pulang kampung tanpa menguras kantong. Salah satunya dengan memanfaatkan program mudik dan balik gratis menggunakan kapal perang TNI AL.

Pilihan ini dirasakan langsung oleh Kunarso, kurir ekspedisi asal Kajen, Pati, yang sudah empat tahun merantau di Jakarta. Tahun ini, ia mengajak istri dan anaknya pulang kampung sekaligus kembali ke ibu kota dengan menaiki Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh.

“Kalau naik bus itu ongkosnya sudah lumayan, satu orang sekian, dikalikan tiga Kalau ini gratis sangat membantu, jadi uangnya bisa dipakai untuk Lebaran di kampung,” ujarnya, saat pemberangkatan KRI Banda Aceh arus balik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (25/3/2026).

Kunarso mengaku proses pendaftaran tergolong mudah karena dilakukan secara daring. Bahkan, ini bukan pertama kalinya ia mengikuti program tersebut.

“Pendaftarannya mudah kok, online. Ini sudah dua kali ikut. Harapannya semoga tahun depan masih ada lagi, karena sangat membantu masyarakat,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Siti Roihaini, pemudik asal Demak yang hendak kembali ke Jakarta bersama dua anggota keluarganya. Ia mengaku memilih kapal perang karena dinilai lebih aman dan bebas macet.

“Mau ke Jakarta biar enggak macet, lebih aman. Gratis juga, jadi enak dan nyaman,” katanya singkat.

Ia mengetahui informasi program tersebut dari teman dan kerabat, serta mengaku tidak mengalami kesulitan saat mendaftar.

“Dari teman, dari saudara. Daftarnya gampang, enggak ribet,” ujarnya.

Sementara itu, Dwi Purwanti, pemudik asal Semarang, juga merasakan manfaat program serupa. Ia berangkat bersama suami dan anaknya setelah mendapat informasi dari kenalan di lingkungan TNI AL.

“Karena gratis juga dan lebih dekat. Dapat info dari teman, terus langsung daftar. Enggak susah sama sekali,” ungkapnya.

Dari sisi pemerintah daerah, dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Pj Sekda Kota Semarang, Budi. Ia menyebut program ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.

“Ini bentuk kolaborasi semua pihak untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, supaya arus mudik dan balik berjalan lancar, aman, dan selamat,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang Kolonel Mar Sabprowanto menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini terus meningkat setiap tahun. Pada arus balik kali ini, kapal KRI Banda Aceh mengangkut sekitar 1.200 penumpang dan lebih dari 300 kendaraan roda dua.

“Fasilitas yang diberikan sama seperti arus mudik, ada makan tiga kali, tempat tidur, AC, MCK, hingga hiburan selama pelayaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, perjalanan dari Semarang menuju Jakarta ditempuh sekitar satu malam, dengan estimasi tiba pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB di Kolinlamil.

Menurutnya, program ini merupakan perintah langsung dari pimpinan TNI AL untuk membantu masyarakat dalam momentum Lebaran.

“Tahun ini ada peningkatan, dari sebelumnya satu kapal menjadi dua kapal dengan rute berbeda. Jika antusiasme terus meningkat, kami akan usulkan penambahan ke depan,” tambahnya.

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *