Lebaran Kian Dekat, Rumah Marsum Kini Dilengkapi MCK dari Prajurit TNI

KEBUMEN, top62.id – Desa Somagede Kebumen bersiap menyambut Lebaran. Di beberapa rumah, orang mulai membersihkan halaman, mengecat pagar, atau menambal bagian dinding yang retak. Di rumah sederhana milik Bapak Marsum, persiapan itu hadir dalam bentuk yang lebih mendasar: pembangunan MCK yang layak.

Pagi itu, dua anggota Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen, Serda Hari dan Serda Ainul, sudah berada di halaman rumahnya. Tumpukan pasir dan bata tersusun rapi. Ember berisi air dan semen berada di sisi bangunan yang mulai berdiri.

Sekop bergerak pelan, adukan diratakan hati-hati.

“Yang penting kokoh. Biar awet dipakai,” ujar Serda Hari sambil memastikan susunan bata tetap lurus, Senin (2/3/2026).

Serda Ainul mengangguk, lalu menambahkan satu lapis bata berikutnya. “Nanti Lebaran, tamu sudah tidak bingung lagi,” katanya ringan.

Bagi Marsum, kalimat itu terasa menenangkan. Selama ini, kebutuhan mandi dan buang air harus dilakukan di tempat yang jauh dari rumah. Saat keluarga datang bersilaturahmi, ia kerap merasa tidak enak hati.

“Kalau Lebaran biasanya anak-anak pulang. Saya ingin rumah ini lebih siap,” ucapnya.

Lebaran memang sering menjadi momen pulang dan berkumpul. Namun bagi sebagian warga desa, kesiapan bukan hanya soal hidangan atau pakaian baru. Fasilitas dasar seperti MCK menjadi bagian penting dari kenyamanan dan kesehatan keluarga.

Program TMMD ke-127 yang digelar Kodim 0709/Kebumen tidak hanya membangun rabat beton jalan desa, tetapi juga menyasar kebutuhan langsung warga. Pembangunan MCK di rumah Marsum menjadi salah satu sasaran fisik yang dinilai mendesak.

Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa TMMD bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap fasilitas ini bisa digunakan dengan nyaman, terutama menjelang Lebaran saat keluarga berkumpul,” ujarnya.

Menjelang siang, bentuk bangunan semakin jelas. Dinding mulai utuh, lantai diratakan. Marsum berdiri memperhatikan, sesekali membantu mengambilkan air.

Lebaran tinggal menghitung hari. Di rumah itu, kebahagiaan tidak datang dalam bentuk gemerlap. Ia hadir dalam wujud dinding sederhana yang berdiri kokoh—tempat keluarga bisa merasa lebih nyaman, lebih layak, dan lebih siap menyambut hari raya.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *