Jalan Tani Cikuya: Menjaga Urat Nadi Ekonomi dan Merawat Ketahanan Pangan

BREBES, top62.id – Di tepi hamparan padi yang menghijau di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, jalan berlumpur itu membentang seperti urat nadi yang selama ini bekerja dalam sunyi. Ia menghubungkan sawah, kebun, dan harapan warga. Ketika hujan turun, jalan itu berubah licin dan berat dilalui, seolah denyut ekonomi desa ikut melambat.

Senin (16/2/2026), jalan usaha tani tersebut mulai dirabat beton melalui program TMMD Ke-127 Tahun 2026 Kodim 0713/Brebes. Pembangunan ini bukan sekadar pengecoran infrastruktur, melainkan ikhtiar menjaga aliran ekonomi dan merawat ketahanan pangan dari akar desa.

Selama ini, jalan tani Cikuya menjadi jalur utama petani mengangkut hasil panen. Saat musim hujan, kendaraan sulit melintas. Biaya angkut meningkat, waktu tempuh lebih lama, bahkan risiko kerusakan hasil panen tak bisa dihindari. Jalan yang semestinya menjadi penghubung justru kerap menjadi hambatan.

Tak hanya petani yang terdampak. Anak-anak yang berangkat sekolah pun harus berjalan hati-hati melintasi jalur becek. Tak jarang mereka melepas sepatu dan menentengnya agar seragam tetap bersih. Gambaran sederhana itu menunjukkan bahwa jalan tani bukan hanya soal pertanian, tetapi juga soal kehidupan sehari-hari warga.

Program TMMD Ke-127 menghadirkan solusi konkret melalui pembangunan rabat beton di jalur tersebut. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian diharapkan semakin lancar, biaya transportasi dapat ditekan, dan daya saing petani meningkat.

About The Author

You may be interested

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *