KEBUMEN, top62.id – Terik Selasa (3/3/2026) mulai terasa ketika pekerjaan fisik TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen dihentikan sejenak. Ember, cangkul, dan alat kerja lainnya diletakkan. Suasana yang semula dipenuhi aktivitas pengecoran jalan perlahan menjadi lebih tenang.
Di pelataran dekat masjid Desa Somagede, Kecamatan Sempor, anggota Satgas TMMD duduk berbaur dengan anak-anak yang sejak pagi mengamati pekerjaan para prajurit dengan penuh rasa ingin tahu.
Tawa kecil terdengar di antara mereka. Serka Nurul tampak akrab bercengkrama dengan seorang bocah bernama Zaidan yang duduk di sampingnya.
“Pak Tentara capek enggak?” tanya Zaidan polos.
Serka Nurul tersenyum sambil mengusap kepala bocah itu. “Kalau lihat adik-adik semangat begini, capeknya hilang,” jawabnya.
Percakapan sederhana itu menjadi jembatan kedekatan. Tak ada sekat antara seragam loreng dan masa kecil yang lugu. Anak-anak lainnya ikut mendekat, berbagi cerita tentang sekolah dan cita-cita mereka.
Tak lama kemudian, suara azan menggema dari masjid desa. Suasana yang tadi riuh perlahan berubah khidmat. Anak-anak dan para prajurit berdiri hampir bersamaan.
Canda berhenti sejenak, digantikan langkah menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah.
Momen tersebut menjadi gambaran kebersamaan yang terbangun di lokasi TMMD. Bukan hanya tenaga yang disatukan dalam pembangunan rabat beton, tetapi juga doa dalam satu saf.
Komandan Kodim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono menyampaikan bahwa interaksi humanis antara prajurit dan masyarakat, khususnya anak-anak, merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD.
“Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan dan semangat kebersamaan. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita rangkul,” ujarnya.
Di bawah langit Kebumen, di antara tawa bocah dan lantunan azan, TMMD Reguler ke-127 menghadirkan makna yang lebih luas. Bahwa membangun desa tidak hanya soal jalan dan bangunan, tetapi juga tentang menanam nilai kebersamaan dan keteladanan bagi generasi masa depan.