WONOSOBO, top62.id – Perjalanan pulang dari sawah berubah menjadi tragedi. Imbuh (42), seorang petani perempuan asal Dusun Larangan, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, dilaporkan hanyut di Sungai Bogowonto setelah diduga tertimpa longsor lokal, Minggu (12/4/2026) sore.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Jalur yang dilalui korban dikenal rawan, berada di antara tebing dan jurang sedalam sekitar 20 meter yang langsung mengarah ke sungai.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengungkapkan bahwa korban diduga tertimpa longsoran kecil saat berjalan, lalu terpeleset hingga jatuh ke sungai.
“Korban berjalan pulang dari sawah, tiba-tiba tertimpa longsor lokal dan terjatuh ke sungai yang berada di samping jalan,” jelasnya.
Korban tidak kunjung pulang hingga malam hari. Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian mandiri. Saat menyusuri jalur menuju sawah, warga menemukan bekas longsoran serta barang milik korban seperti bekal makanan, kain, dan jaket.
Namun hingga tengah malam, pencarian belum membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang dan diteruskan ke tim SAR.
Sebanyak kurang lebih 60 personel SAR gabungan dari Pos SAR Wonosobo langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Proses dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bogowonto yang memiliki kontur bebatuan.
Kondisi cuaca yang sebelumnya buruk kini mulai membaik. Arus sungai yang sempat deras juga dilaporkan telah berangsur normal, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pencarian.
“Semoga proses pencarian berjalan lancar dan korban segera ditemukan,” pungkas Budiono.