Bandara Ahmad Yani Tumbuh, tapi 93 Persen Penumpang Masih Dalam Negeri

SEMARANG, top62.id – Sebanyak 93 persen penumpang di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Triwulan I 2026 masih didominasi penerbangan domestik. Tingginya mobilitas dalam negeri, momentum libur awal tahun, hingga arus mudik Lebaran menjadi faktor utama yang mendorong dominasi tersebut.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan kondisi ini menjadi perhatian sekaligus peluang untuk meningkatkan trafik internasional ke depan.

“Di Triwulan I ini 93 persen penumpang yang terlayani masih didominasi penumpang domestik. Untuk itu, kami akan terus berupaya meningkatkan trafik penumpang internasional,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 610.477 orang atau meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama saat libur awal tahun serta pergerakan mudik Lebaran yang mulai terasa di akhir triwulan.

Selain itu, bertambahnya frekuensi penerbangan dari dan menuju Semarang juga turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah penumpang.

Tak hanya itu, trafik pergerakan pesawat juga menunjukkan lonjakan signifikan. Tercatat sebanyak 5.917 pergerakan pesawat atau meningkat 36 persen dibandingkan Triwulan I 2025.

Menurut Sulistyo, capaian ini mencerminkan potensi besar pertumbuhan sektor aviasi di Jawa Tengah, khususnya Semarang sebagai pusat ekonomi regional.

“Kami bersyukur atas pertumbuhan ini. Ini menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor aviasi di Semarang,” jelasnya.

Meski demikian, dominasi penumpang domestik menunjukkan bahwa konektivitas internasional masih perlu diperkuat.

Minimnya rute penerbangan internasional langsung dari Semarang serta tingginya kebutuhan perjalanan dalam negeri menjadi penyebab utama komposisi tersebut.

Karakteristik perjalanan masyarakat yang lebih banyak melakukan mobilitas antar kota di Indonesia juga memperkuat dominasi penerbangan domestik.

Untuk itu, pihak bandara berkomitmen meningkatkan konektivitas internasional melalui penambahan rute dan kerja sama dengan maskapai.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan serta memperkuat konektivitas untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” tambah Sulistyo.

PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara juga terus melakukan berbagai inovasi layanan, termasuk penguatan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Dengan tren pertumbuhan positif ini, Bandara Ahmad Yani optimistis mampu mencapai target kinerja tahunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *