Gugur di Lebanon, Dua Pajurit TNI Dimakamkan Militer di Magelang dan Kulon Progo

MAGELANG, top62.id – Duka menyelimuti Indonesia setelah dua prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon. Keduanya dimakamkan secara militer dengan penuh penghormatan, Minggu (5/4/2026).

Dua prajurit tersebut adalah Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Mereka gugur saat menjalankan tugas negara sebagai bagian dari misi penjaga perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pemakaman Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giridharmoloyo II, Magelang, dalam suasana khidmat dan penuh haru.

Upacara militer dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. sebagai inspektur upacara. Sejumlah pejabat tinggi TNI turut hadir, termasuk Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

Serka Muhammad Nur Ichwan gugur pada 30 Maret 2026 saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon sebagai bagian dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL.

Pengabdian tersebut menjadi bukti nyata dedikasi prajurit TNI dalam menjaga stabilitas keamanan global, meski harus mempertaruhkan nyawa di wilayah konflik.

Sementara itu, di Kabupaten Kulon Progo, pemakaman Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon juga berlangsung penuh khidmat di TMP Giripeni.

Upacara dipimpin oleh Asrenum Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya, dengan prosesi diawali dari rumah duka sebelum diberangkatkan ke lokasi pemakaman.

Ratusan pelayat dari berbagai kalangan, diperkirakan mencapai 500 orang, turut mengiringi kepergian almarhum dengan suasana haru yang mendalam.

Kopda Farizal Rhomadhon wafat pada 29 Maret 2026 di wilayah Lebanon Selatan saat melaksanakan tugas negara.

Upacara militer yang digelar menjadi simbol penghormatan tertinggi negara atas jasa, dharma bhakti, dan pengabdian almarhum selama menjadi prajurit TNI.

Tangis keluarga pecah di tengah prosesi pemakaman. Dentuman salvo serta penghormatan terakhir dari rekan-rekan prajurit menjadi pengiring kepergian kedua almarhum menuju peristirahatan terakhir.

Kepergian mereka tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

Kedua prajurit tersebut dikenang sebagai pahlawan bangsa yang rela mengorbankan jiwa raga demi menjaga perdamaian dunia.

Pengorbanan mereka menjadi bagian dari sejarah panjang kiprah TNI dalam misi internasional.

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *