Idulfitri 2026: 20 Jemaah Umrah Terbang ke Tanah Suci, Haru Pecah di Bandara Ahmad Yani

 

SEMARANG, top62.id – Langkah demi langkah para jemaah terasa berat saat memasuki ruang tunggu keberangkatan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Di tengah suasana libur Lebaran 2026, gema talbiyah mulai dilantunkan, pelan namun menggetarkan hati.

“Labbaik Allahumma labbaik…” suara itu bersahut-sahutan, menciptakan suasana khusyuk yang kontras dengan hiruk-pikuk arus mudik dan balik di luar bandara, Senin (23/3/2026).

Sebanyak 20 jemaah umrah diberangkatkan pada H+2 Idulfitri 2026. Mereka memilih mengisi momen Syawal dengan perjalanan spiritual menuju Tanah Suci, meninggalkan kampung halaman bukan untuk liburan, melainkan untuk beribadah.

 

Di antara mereka, Enih Nurhaeni tampak menggenggam tas kecil sambil sesekali menyeka air mata. Guru asal Ungaran itu mengaku perjalanan ini telah lama ia impikan.

“Sudah dari dulu ingin berangkat umrah, dan Alhamdulillah bisa terwujud tahun ini. Apalagi di bulan Syawal, rasanya lebih istimewa,” ujarnya.

Bagi Enih, momentum Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga titik awal untuk perjalanan batin yang lebih dalam.

Sementara itu, di sudut lain ruang tunggu, Suharti tak henti memeluk anak dan cucunya yang datang dari Semarang, Palembang, dan Kalimantan. Ia datang dari Kota Semarang, diantar keluarga besar setelah merayakan Lebaran Idulfitri kemudian melepas kepergiannya di bandara.

“Bahagia sekali, bersyukur bisa umrah. Apalagi diantar anak-anak dan cucu sampai ke sini,” ucapnya dengan suara bergetar.

Tangis haru pecah saat panggilan boarding terdengar. Pelukan terakhir menjadi momen yang tak terlupakan, seolah berat melepas namun penuh doa agar perjalanan berjalan lancar.

Kepala Cabang Semarang Samira Travel, Suyoto, menjelaskan bahwa perjalanan para jemaah akan dilakukan secara bertahap.

“Mereka akan terbang dari Semarang menuju Jakarta terlebih dahulu, baru kemudian melanjutkan penerbangan internasional ke Jeddah menggunakan maskapai Saudia,” terangnya.

Ia menegaskan, tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini.

“Jemaah yang berangkat ini adalah orang-orang yang terpilih. Mereka mendapat panggilan sebagai tamu Allah dan Rasulullah,” katanya.

Tren umrah saat Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan. Banyak masyarakat memanfaatkan libur panjang Idulfitri untuk menjalankan ibadah sekaligus refleksi diri. Apalagi, kesempatan umrah juga masih terbuka hingga menjelang musim haji tahun ini.

Ibadah Umrah selama kurang lebih sembilan hari ke depan akan menjadi pengalaman spiritual yang mendalam bagi para jemaah.

Di tengah ramainya tradisi pulang kampung, kisah para jemaah ini menghadirkan makna berbeda tentang Lebaran. Bukan hanya kembali ke kampung halaman, tetapi juga menuju panggilan yang lebih tinggi.

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *