SEMARANG, top62.id – Hujan yang mengguyur kawasan Masjid Agung Al Mabrur di Ungaran, Kabupaten Semarang, tidak menyurutkan antusiasme warga untuk berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Sejak sore hari, masyarakat tetap berdatangan ke area Ngabuburit Fest yang digelar di halaman masjid. Sejumlah pengunjung terlihat membawa payung untuk menghindari hujan sambil berjalan menyusuri deretan stan kuliner yang menjajakan berbagai menu berbuka puasa.
Di bawah tenda-tenda pedagang, suasana tetap ramai. Warga tampak mengantre membeli aneka minuman segar, jajanan tradisional, hingga makanan ringan untuk takjil. Sebagian pengunjung menunggu pesanan sambil memegang payung, sementara lainnya membawa pulang beberapa bungkus makanan dalam kantong plastik.
Beberapa pedagang terlihat sibuk menyiapkan pesanan pembeli. Ada yang meracik minuman segar di dalam gelas plastik, sementara pembeli menunggu di depan stan sambil menahan rintik hujan dengan payung.
Bazar takjil tersebut merupakan bagian dari kegiatan Ngabuburit Fest yang diikuti sekitar 150 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada 7 hingga 15 Maret 2026 setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang membuka kegiatan tersebut mengatakan festival ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro meningkatkan pemasukan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Dengan kegiatan ini diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan memperoleh tambahan pendapatan, apalagi menjelang Idulfitri ketika kebutuhan masyarakat juga meningkat,” ujarnya.
Ketua panitia Ngabuburit Fest, Samsul Ridwan, menjelaskan sekitar 150 pelaku usaha mikro berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menempati 95 tenda tenant yang disediakan panitia.
“Tingginya minat pelaku usaha membuat beberapa tenda diisi dua UMKM. Produk yang dijual terdiri dari kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan,” jelasnya.
Menurut Samsul, seluruh fasilitas bagi pelaku usaha dalam kegiatan tersebut digratiskan, mulai dari tenda, listrik, air hingga parkir bagi pengunjung. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak seperti Baznas Kabupaten Semarang, Karang Taruna, perbankan, serta sejumlah organisasi usaha.
Selain menjadi ajang penjualan produk, Ngabuburit Fest juga diharapkan dapat membuka akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dengan mempertemukan mereka dengan pihak perbankan.
Meski hujan turun, keramaian warga berburu takjil di halaman Masjid Al Mabrur tetap terlihat hingga menjelang waktu berbuka puasa.