KEBUMEN — Suara molen dan derap sepatu lars memecah kesunyian Desa Somagede. Di lokasi TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen, pengecoran rabat beton dikebut. Waktu menjadi pertimbangan utama, sebab seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum 10 Maret 2026—atau sebelum Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bagi warga, tenggat itu bukan sekadar angka di kalender. Lebaran berarti arus kunjungan keluarga meningkat, mobilitas bertambah, dan kebutuhan akses jalan yang aman menjadi lebih mendesak.
Rabat beton yang dikerjakan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter merupakan jalur penghubung wilayah Kebumen dan Banjarnegara. Selama ini, saat hujan turun, permukaan tanah menjadi licin dan menyulitkan kendaraan roda dua maupun pengangkut hasil panen.
“Kalau sudah dibeton, nanti saudara yang mudik juga lebih nyaman lewat sini,” ujar seorang warga sambil membantu meratakan adukan, Senin (2/3/2026).
Selain betonisasi jalan, Satgas TMMD juga mengerjakan pembangunan talud sepanjang 12 meter dengan tinggi 3 meter untuk memperkuat struktur tanah. Pembuatan bronjong sepanjang 15 meter dengan tinggi 4 meter dilakukan sebagai pengaman di titik rawan, sementara perbaikan gorong-gorong atau plat duiker dilakukan di delapan titik agar aliran air tidak merusak badan jalan.
Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan percepatan ini agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sebelum Hari Raya.
“Semangat gotong royong inilah kekuatan utama TMMD. Satgas bersama masyarakat terus kita dorong untuk bekerja maksimal agar hasilnya segera dirasakan warga,” tegasnya.
Tak hanya sasaran fisik utama, TMMD ke-127 juga menjalankan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, meliputi TNI Manunggal Air di lima titik, rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni. Termasuk pembangunan lima unit MCK, rehabilitasi dua tempat ibadah, perbaikan satu poskamling, serta penghijauan melalui penanaman 1.000 pohon.
Bagi sebagian warga, rampungnya program sebelum Lebaran memiliki makna tersendiri. Rumah yang lebih layak, tempat ibadah yang lebih nyaman, hingga jalan yang lebih rata menjadi bagian dari persiapan menyambut hari besar dengan lebih tenang.
Menjelang siang, hamparan beton kian memanjang. Peluh yang jatuh pagi itu dibayar dengan harapan sederhana: ketika takbir berkumandang, desa sudah memiliki akses yang lebih baik dan fasilitas yang lebih layak.
Di Somagede, TMMD Reguler ke-127 bukan hanya tentang menyelesaikan proyek tepat waktu. Ia menjadi upaya agar Lebaran tahun ini datang bersama rasa aman, nyaman, dan kebersamaan yang lebih kuat bagi warga.